Breathe (2017) Review

Intro

Film Breathe ini disutradarai oleh Andy Serkis dengan penulis skenario William Nicholson, film ini dibintangi oleh Andrew Garfield yang berperan sebagai Robin Cavendish selaku tokoh utama, Claire Foy yang berperan sebagai Diana Cavendish, Diana Rigg yang berperan sebagai Lady Nevelle, Miranda Raison yang berperan sebagai Mary Dawnay dan Dean Charle Chapman yang berperan sebagai Jonathan.

Film Breathe diproduksi oleh rumah produksi The Imaginarium Productions yang dikelola oleh anak laki-laki Cavendish, Jonathan dan Andy Serkis. Film Breathe ini diangkat dari kisah nyata seorang laki laki bernama Robin yang tampan, cerdas, dan menarik. Hidupnya yang bahagia karena ia akan memiliki anak dari istrinya Diana Cavendish berubah penuh kekacauan saat dia mengidap penyakit serius yang membuatnya lumpuh selamanya. Apakah Robin akan bertahan dengan penyakit seserius itu?

Impression

Sebelum nonton film Breathe ini, aku berharap akan dapat pengetahuan tambahan dan nilai moral yang bagus.

Dan setelah nonton film ini, ada banyak poin yang bikin film ini bagus dan ternyata dapat membuat penontonnya menangis terisak isak.
Untuk alur film ini alurnya maju, Cuma ada beberapa scene yang diulang lagi untuk mengingat scene itu.

Kalau karakter, aku paling suka Diana yang diperankan oleh Claire Foy, dimana dia menjadi wanita yang yakin akan masa depannya saat bertemu Robin Cavendish yang diperanin oleh Andrew Garfield. Dimana di waktu diana hamil, suaminya mengidap penyakit polip yang membuat suaminya lumpuh dan menggunakan alat bantu perapasan seumur hidupnya. Diana tetap setia terhadap Robin sampai masa tuanya. Diana membesarkan anaknya Jonathan dan mengurus Robin suaminya. Dia sangat mandiri dan kuat dalammenjalani hidup yang dialaminya.

Untuk cerita film ini lebih terpusat pada Robin (Garfield), seorang pria tampan yang cerdas dan juga menarik, tetapi sayangnya ia selalu meragukan dirinya sendiri. Di umurnya yang ke 28, ia divonis terkena penyakit polio yang menyerang kaki kanannya dan dokter mengatakan bahwa hidupnya akan berakhir dalam 3 bulan. Robin pun memutuskan untuk menjadi advokat perintis untuk orang cacat. Dia ditemani oleh istrinya yang sangat setia kepadanya, Diana, berkeliling dunia dengan harapa bisa mengubah kehidupan orang lain seperti dia.

Untuk pesan moral yg diusung di film ini ada beberapa, namun nilai moral yg paling diperlihatkan disini adalah jangan menyerah untuk bangkit dan mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik. Contohnya Robin ia divonis umurnya akan berakhir dalam 3 bulan tetapi dia memiliki semangat untuk hidup dan akhirnya ia bertahan bertahun tahun dengan menikmati hidupnya berkeliling dunia dengan istri setianya, dan juga bagaimana kesetiaan seorang istri berpengaruh besar terhadap kesuksesan suami. Karena istrinya yang setia ia bisa bangkit. Dan masih banyak lagi nilai moral yang dapat kita ambil dari film ini. Drama tapi nyata nih film bisa buat aku nangis saat Robin memutuskan untuk meninggalkan dunia.

Verdict

Film ini cocok buat kalian yg demen dengan film drama romantis yang dapat membuat terharu. Film ini udah rilis tahun 2017 lalu, dan alian bisa streaming di web streaming langganan kalian.

Final Score

8.5/10

Writer: Mellia Arya ( http://instagram.com/aryamellia )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s