DeComm #2 – Menilik Film-Film Indonesia yang Tayang di Penghujung Tahun 2019

Intro

Tahun 2019 akan berakhir, dan tahun 2020 akan datang dalam hitungan minggu. Tidak terasa pula, sudah banyak film-film Indonesia yang bertebaran di bioskop dari Januari sampai November ini, yang masih banyak dikuasai oleh horror dan drama, mulai dari yang biasa saja, sampai yang dianggap masterpiece.

Di bulan Desember 2019 ini, ada tujuh film Indonesia yang akan mewarnai seluruh bioskop Indonesia, yang sepertinya menarik untuk ditelisik, karena film-film ini cukup membuat orang-orang hype untuk menontonnya secara langsung di bioskop terdekat maupun kesayangan mereka.

Sebagai pembuka, film-film Indonesia mulai tayang di bioskop pada hari Kamis setiap minggu nya. Dan pada waktu tersebut, selalu ada film-film Indonesia yang akan mewarnai bioskop, minimal satu film setiap minggunya.

Opinion

Di minggu pertama Desember 2019, tepatnya tanggal 5 Desember 2019, ada dua film Indonesia yang akan tayang, yaitu Eggnoid dan Darah Daging, dengan genre yang terasa fresh bagi film Indonesia.

eggnoid

Eggnoid sepertinya melanjutkan tren yang ditorehkan oleh Terlalu Tampan pada kuartal pertama tahun ini, yang membuat webtoon mulai diangkat menjadi film panjang, dengan mengambil beberapa porsi dari webtoon nya dan diberikan suatu cerita yang berbeda dengan sumber aslinya, membawa drama mengenai kehidupan, salah satunya adalah romansa yang sepertinya akan jadi hal penting dalam film Eggnoid ini. Masih dari production house yang dianggap visioner di Indonesia, yaitu Visinema Pictures, dengan membawa Naya Anindita sebagai sutradara dari Eggnoid ini, yang dikenal sebagai salah satu host dari Jalan Jalan Men bersama dengan Jebraw (yang sekarang mereka berdua sudah jadi suami istri uwu uwu), dan Eggnoid ini menjadi film ketiga yang Naya sutradarai setelah Sundul Gan: The Story of Kaskus dan Berangkat!. Selain itu, Eggnoid juga membawa artis-artis kenamaan seperti Morgan Oey, Sheila Dara Aisha, dan Luna Maya sebagai headliner nya, yang membuat hype terhadap Eggnoid ini semakin meningkat. Semenjak menonton trailer nya, layaknya Terlalu Tampan dulu, Eggnoid ini punya style yang unik, yang sepertinya ingin mengatakan bahwa ini film adaptasi dari webtoon, yang secara visual dan effect nya terasa asik. Semoga saja Eggnoid ini tidak mengecewakan penonton Indonesia, baik yang telah menjadi penikmat webtoon nya, maupun yang belum pernah mencicipi versi webtoon nya, yang katanya sangat laris.

dadaging.jpg

Film satu ini merupakan film dengan konsep crime drama yang masih jarang muncul di Indonesia, yaitu Darah Daging. Wohh, dari judulnya aja sebenarnya sudah cukup memikat. Film ini datang dari Skylar Pictures, dengan Sarjono Sutrisno yang duduk di kursi penyutradaraan, setelah sebelumnya lebih sering menjadi producer pada film-film yang dirilis oleh production house tersebut. Didukung dengan bintang-bintang kenamaan seperti Ario Bayu, Donny Alamsyah, Tanta Ginting, dan Karina Suwandi, serta artis baru seperti Arnold Leonard dan Rangga Nattra, didukung pula dengan aktris yang sudah malang melintang menjadi regulars di film-film Skylar Pictures seperti Estelle Linden, membuat Darah Daging ini menjadi lebih berwarna, walaupun dari trailer nya sendiri akan menampilkan suatu konflik yang terbilang cukup dalam dan kelam, layaknya film-film heist drama luar negeri. Semoga dengan hadirnya Darah Daging ini mampu membuat para filmmaker lokal untuk mampu menetaskan film-film yang menarik seperti ini, dan semoga saja film ini tidak mengecewakan, serta mampu menjadi standar baru untuk film Indonesia bertemakan heist/crime drama.

Minggu kedua, tepatnya tanggal 12 Desember 2019, muncul lagi dua film Indonesia, yaitu Rembulan Tenggelam di Wajahmu dan Jeritan Malam, mengusung genre yang sering dibawakan pada film-film Indonesia belakangan ini, yaitu drama dan horror.

rembulan.jpg

Ya, kalian tidak salah lihat kok. Ini adalah film yang diadaptasi dari salah satu novel best seller karya Darwis “Tere Liye”, yaitu Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Film ini diusung oleh salah satu anak dari Falcon Pictures, yaitu Max Pictures, yang sudah mengeluarkan box office lokal seperti Dilan 1990 dan sekuel-sekuelnya (Dilan 1991 juga penontonnya banyak walaupun penontonnya tidak sebanyak prekuelnya, dan tidak menutup kemungkinan jika Milea tahun depan juga akan mengalami pencapaian yang sama). Dapur penyutradaraan dari Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini dipimpin oleh Danial Rifki, yang beberapa minggu lalu menghadirkan 99 Nama Cinta bersama Garin Nugroho yang terbilang memuaskan, terutama untuk kritikus lokal. Selain itu, Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini juga menghadirkan artis-artis yang beragam, seperti Arifin Putra, Bio One, Anya Geraldine, Donny Alamsyah (film keduanya bulan ini setelah Darah Daging), Cornelio Sunny, Teuku Ryzki (eks-Coboy Junior), Ariyo Wahab (yang tahun ini sudah tidak terhitung lagi berapa kali main film, tapi peran pentingnya hanya ada di Down Swan dan Love for Sale 2), serta Ari Irham. Trailer nya sendiri cukup menarik, tidak hanya menampilkan drama, namun sepertinya akan sedikit menyenggol heist action, membuatnya terasa lebih menarik.

jeritan.jpg

Film ini sepertinya ingin mengangkat kembali tren untuk mengadaptasi cerita-cerita fenomenal dari jejaring Kaskusyang dulu turun karena flop dari Keluarga Tak Kasat Mata yang dianggap stray too far dari sumber aslinya. Jeritan Malam ini dibawa oleh Soraya Intercine Films, yang diadaptasi dari kisah fenomenal di Kaskus oleh meta.morfosis, yang kali ini disutradarai oleh Rocky Soraya, yang sejak 2017 sepertinya konsisten untuk menyutradarai dua film setiap tahunnya, dan sepertinya masih nyaman bermain di genre horror sampai saat ini. Selain itu, Jeritan Malam ini juga membawa artis-artis seperti Herjunot Ali, Cinta Laura Kiehl, Winky Wiryawan, dan Indra Brasco sebagai headliner nya. Dengan membawakan konflik antara keindahan, ilmu pengetahuan, dan dunia lain, serta horror yang menggebu-gebu layaknya film-film horror dari Rocky Soraya sebelumnya, semoga film ini mampu menjadi adaptasi yang tidak mengecewakan.

Di minggu ketiga, tepatnya pada 19 Desember 2019, ada dua film baru lagi yang semuanya bermain dalam genre drama, yaitu Habibie & Ainun 3 dan Imperfect, yang dua-duanya cukup ditunggu oleh penonton Indonesia.

ainun3.jpg

Sebagai tribute untuk almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie, dihadirkanlah film ini, yang merupakan lanjutan (atau mungkin seri terakhir) dari kisah antara Habibie dan Ainun, yaitu Habibie & Ainun 3. Masih dihadirkan oleh MD Pictures, yang juga menetaskan dua prekuelnya, dan masih disutradarai oleh Hanung Bramantyo yang menyutradarai Rudy Habibie sebelumnya. Dari trailer nya sendiri, sepertinya Habibie & Ainun 3 ini akan menghadirkan cerita yang parallel dengan Rudy Habibie, dimana Habibie & Ainun 3 diperlihatkan akan menampilkan kisah di masa-masa kuliah Hasri Ainun Besari, dan dengan premis yang seperti itu saja terlihat cukup menjual, ditambah dengan sokongan cast seperti Maudy Ayunda dan Jefri Nichol yang pasti akan memikat banyak orang, terutama generasi millenial Indonesia.

imperfect.jpg

Imperfect, film terbaru dari seorang Ernest Prakasa yang dianggap sukses menjadi sutradara setelah banting stir dari karir stand-up comedy nya. Dan ya, layaknya beberapa film yang akan tayang bulan ini, Imperfect ini juga diadaptasi dari novel karya Meira Anastasia, yang juga merupakan istri dari Ernest Prakasa, dan juga datang dari Starvision seperti film-film Ernest di beberapa tahun belakangan ini. Premisnya pun terasa menarik, mengenai seseorang yang obese yang bergelut dengan dunia yang dianggap menolaknya karena fisik, namun masih ada yang menyukainya terlepas akan hal tersebut. Didukung dengan Jessica Mila yang katanya dengan berani menaikkan berat badannya beberapa kilogram demi film ini, serta Reza Rahadian yang dielu-elukan oleh insan perfilman Indonesia, drama comedy ini sepertinya akan menjadi salah satu dari daftar panjang film Ernest Prakasa yang sukses di perfilman Indonesia, seperti Ngenest, Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal, dan Milly & Mamet.

Dan di minggu keempat, tepatnya 26 Desember 2019, hanya ada satu film Indonesia yang pasti akan tayang, yaitu Si Manis Jembatan Ancol.

simanis.jpg

Ya, sepertinya ini adalah soft reboot dari Si Manis Jembatan Ancol yang tayang tahun 1993 lalu. Si Manis Jembatan Ancol ini diusung oleh MVP Pictures, yang disutradarai oleh Anggy Umbara, yang sepertinya masih aman bermain dalam horror dan comedy. Punya cerita yang kurang lebih terlihat cukup mirip dengan versi aslinya, bahkan membawa Ozy Syahputra dalam jajaran cast nya, walaupun tidak menjadi jin disini, membuat Si Manis Jembatan Ancol ini terlihat menarik, walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa vibe nya terasa mirip seperti Suzzanna: Bernapas dalam Kubur yang juga disutradarai oleh Anggy Umbara (bersama Rocky Soraya pada tahun lalu). Tidak hanya itu saja, dengan hadirnya Indah Permatasari sebagai Si Manis, yang kehadirannya cukup mengerikan, dan juga artis-artis lain seperti Arifin Putra dan Randy Pangalila, sepertinya akan membuat Si Manis Jembatan Ancol ini pantang dilewatkan.

Outro

Dan itulah film-film Indonesia yang akan mewarnai bioskop pada Desember 2019. Walaupun tidak seramai bulan-bulan sebelumnya, film-film ini cukup mampu memikat berbagai kalangan penonton Indonesia. Selain itu, dengan hadirnya beberapa film yang cukup revolusioner, diharapkan perfilman Indonesia mampu mencetak film-film yang lebih beragam, dan tidak hanya bertahan di zona nyaman horror maupun drama, dan penonton Indonesia bisa lebih mengapresiasi film-film Indonesia ini dengan menonton di bioskop ketika sudah tayang pada beberapa hari kedepan, ataupun menunggu di streaming service yang resmi apabila memang ketinggalan. Yang terpenting, dukung perfilman Indonesia untuk menjadi lebih baik!

 

Writer: Galih Dea Pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s